InformasiOlahraga

Coaching Clinic Bagi Calon Desa Mandiri Kabupaten Sambas

0

Kegiatan pelatihan singkat (coaching clinic) yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sambas diikuti oleh 18 (delapan belas) desa yang merupakan calon dari Desa Mandiri Kabupaten Sambas Tahun 2021.
Cabang olahraga yang menjadi sasaran dalam kegiatan coaching clinic Tahun 2021 adalah Sepakbola dan Bola Voli, mengingat kedua cabang olahraga tersebut merupakan cabang olahraga yang sangat popular di masyarakat, khususnya di Kabupaten Sambas.

Setiap desa dari 18 desa mengirim dua orang peserta, satu orang untuk cabang sepakbola dan satu orang untuk cabang bola voli. Adapun desa yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain :

  1. Desa Tekarang Kecamatan Tekarang
  2. Desa Cepala Kecamatan Tekarang
  3. Desa Rambayan Kecamatan Tekarang
  4. Desa Matang Segarau Kecamatan Tekarang
  5. Desa Semangau Kecamatan Sambas
  6. Desa Sungai Rambah Kecamatan Sambas
  7. Desa Gapura Kecamatan Sambas
  8. Desa Berlimang Kecamatan Teluk Keramat
  9. Desa Sabaran Kecamatan Jawai Selatan
  10. Desa Semperiok B Kecamatan Jawai Selatan
  11. Desa Kuala Kecamatan Selakau
  12. Desa Bentunai Kecamatan Selakau
  13. Desa Twi Mentibar Kecamatan Selakau
  14. Desa Sebatuan Kecamatan Pemangkat
  15. Desa Dungun Perapakan Kecamatan Tebas
  16. Desa Sejiram Kecamatan Tebas
  17. Desa Sepinggan Kecamatan Semparuk
  18. Desa Balai Gemuruh Kecamatan Subah

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Sambas yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati sekaligus sebagai Plt.Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sambas, dr. I Ketut Sukarja. Dalam sambutannya dr. I Ketut Sukarja memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan seperti ini. Karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah daerah untuk memajukan dan merubah status sebuah desa dari desa Maju kepada Desa Mandiri. Tentunya peran serta dari semua unsur terkait sangat penting. Selain itu ia juga mengingatkan agar kegiatan coaching clinic tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, yakni dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pada sesi pembukaan juga dilaksanakan pemberian bantuan peralatan olahraga kepada 18 desa tersebut, yakni berupa dua buah bola kaki, satu buah bola voli dan satu set kostum voli. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus bagi club-club yang ada di desanya masing untuk lebih giat lagi berlatih dan meningkatkan prestasi terutama pada cabang sepak bola dan bola voli, demikian tambah dr. I Ketut Sukarja dalam sambutannya.

Kegiatan coaching clinic menggunakan dua metode, yakni teori dan praktek lapangan. Untuk teori cabang sepakbola dilaksanakan di Pendopo Balairung Sari Bupati Sambas. sedangkan cabang Bola Voli dilaksanakan di gedung Tourist Information Center (TIC) Parpora. Sementara itu kegiatan praktek lapangan untuk cabang sepakbola di laksanakan di Lapangan Gabsis Sambas dan cabang Voli di Lapangan Voli Disparpora Kabupaten Sambas. untuk instruktur dan pelatih dari tenaga yang sudah bersertifikat, baik dari Askab PSSI Kabupaten Sambas dan PBVSI Kabupaten Sambas. kegiatan berlangsung selama satu hari.

Wajah Baru Pantai Sinam Pemangkat

Previous article

Pentingnya Wisata Edukasi Menjaga Pelestarian Penyu

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.